Bayangkan Anda bangun pagi, membuka dashboard analytics, dan mendapati traffic website turun hingga 90% dalam semalam. Itulah yang dialami banyak pemilik website di seluruh dunia sejak awal Februari 2026.
Google baru saja merilis pembaruan besar pertamanya di tahun 2026. Kali ini, targetnya sangat spesifik. Bukan pencarian biasa, melainkan Google Discover. Pembaruan ini dinamai Google Discover Core Update Februari 2026, dan dampaknya sudah terasa luas.
Sebagai seorang SEO Specialist yang sudah bertahun-tahun mengamati pola perubahan algoritma Google, saya (Kornelius) melihat ini sebagai salah satu langkah paling berani yang pernah Google lakukan. Untuk pertama kalinya, Google mengumumkan core update yang secara khusus hanya menyasar Google Discover.
Daftar isi
ToggleApa Itu Google Discover Core Update Februari 2026?
Google Discover adalah fitur feed berita yang muncul di halaman utama Google pada perangkat mobile. Fitur ini menampilkan artikel, video, dan konten lainnya berdasarkan minat pengguna, tanpa perlu mengetik kata kunci pencarian.
Pada 5 Februari 2026, Google secara resmi mengumumkan pembaruan besar yang mereka sebut sebagai Google Discover Core Update. Ini bukan core update biasa yang memengaruhi hasil pencarian secara keseluruhan. Pembaruan ini secara spesifik hanya mengubah cara Google menyeleksi dan menampilkan konten di Discover.
Google menyatakan bahwa ini adalah pembaruan luas pada sistem mereka yang menampilkan artikel di Discover. Proses peluncurannya membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

Sumber: https://status.search.google.com/incidents/mYbNTqV1ytDc2fA8hUz4
Tiga Perubahan Utama dalam Update Ini
Berdasarkan pengumuman resmi dari Google, ada tiga fokus utama dari Google Discover Core Update Februari 2026.
Pertama, Google akan menampilkan lebih banyak konten lokal yang relevan. Artinya, konten dari website yang berbasis di suatu negara akan lebih diprioritaskan untuk pengguna di negara tersebut. Jika Anda memiliki website di Indonesia, konten Anda berpotensi lebih sering muncul di Discover pengguna Indonesia.
Kedua, Google mengurangi konten sensasional dan clickbait. Judul-judul yang berlebihan, gambar yang menyesatkan, dan taktik manipulatif lainnya akan semakin sulit lolos filter Discover.
Ketiga, Google memprioritaskan konten yang mendalam, orisinal, dan tepat waktu dari website yang memiliki keahlian di bidang tertentu. Ini sejalan dengan prinsip E-E-A-T (Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) yang sudah lama menjadi fondasi penilaian kualitas konten Google.
Dampak Langsung bagi Pemilik Bisnis di Indonesia
Meskipun saat ini Google Discover Core Update baru diluncurkan untuk pengguna berbahasa Inggris di AS, dampaknya akan meluas ke semua negara dan bahasa dalam beberapa bulan ke depan. Ini berarti pemilik bisnis di Indonesia perlu bersiap mulai sekarang.
Traffic Bisa Berubah Drastis
Banyak publisher melaporkan penurunan traffic Discover hingga 90-95% hanya dalam hitungan hari sejak update ini bergulir. Di sisi lain, beberapa website justru mengalami lonjakan traffic karena konten mereka dinilai lebih relevan dan berkualitas oleh sistem baru Google.
Sebagai pemilik bisnis, Anda perlu memahami bahwa traffic dari Discover bersifat sangat dinamis. Satu perubahan algoritma bisa mengubah segalanya. Maka dari itu, strategi konten Anda harus kuat dan berkelanjutan.
Konten Lokal Jadi Kunci
Kabar baiknya, update ini memberikan keuntungan besar bagi website lokal. Google secara terang-terangan menyatakan bahwa konten dari website berbasis lokal akan lebih diprioritaskan untuk pengguna di wilayah tersebut.
Jika bisnis Anda berbasis di Indonesia dan konten Anda relevan untuk audiens lokal, peluang Anda untuk muncul di Discover akan meningkat. Ini adalah momen emas untuk memperkuat konten berbahasa Indonesia yang berkualitas.

Apa Kata John Mueller dari Google?
John Mueller, salah satu tokoh penting di Google Search, memberikan penjelasan menarik tentang bagaimana sistem menilai keahlian sebuah website.
Menurut Mueller, sistem Google dirancang untuk mengidentifikasi keahlian berdasarkan topik per topik. Sebuah website berita lokal yang memiliki rubrik khusus tentang berkebun, misalnya, bisa dianggap ahli di topik berkebun meskipun website tersebut juga membahas banyak topik lain.
Sebaliknya, sebuah website review film yang hanya menulis satu artikel tentang berkebun kemungkinan besar tidak akan dianggap memiliki keahlian di topik tersebut. Intinya, konsistensi dan kedalaman konten di suatu topik menjadi faktor penentu.
Strategi Menghadapi Google Discover Core Update 2026
Sebagai SEO Specialist, saya ingin berbagi beberapa langkah strategis yang bisa langsung Anda terapkan untuk menghadapi pembaruan ini.
1. Hindari Clickbait dan Konten Sensasional
Google secara resmi memperbarui dokumentasi Discover mereka. Salah satu poin yang ditambahkan adalah larangan tegas terhadap taktik clickbait. Ini mencakup penggunaan judul yang menyesatkan, gambar yang berlebihan, dan informasi yang sengaja ditahan untuk memancing klik.
Gunakan judul yang jujur dan menggambarkan isi konten Anda secara akurat. Pembaca dan algoritma Google sama-sama menghargai kejujuran.
2. Buat Konten Mendalam dan Orisinal
Konten yang sekadar mengulang informasi dari sumber lain tidak akan cukup lagi. Google ingin melihat analisis yang mendalam, sudut pandang yang unik, dan informasi yang benar-benar bermanfaat bagi pembaca.
Investasikan waktu untuk riset, tambahkan data pendukung, dan pastikan konten Anda memberikan nilai lebih dibanding kompetitor.
3. Optimalkan Pengalaman Halaman
Dokumentasi terbaru Google Discover kini juga menekankan pentingnya pengalaman halaman yang baik. Ini termasuk kecepatan loading, minimnya iklan yang mengganggu, dan tidak ada elemen yang memutar otomatis (auto-play) tanpa izin pengguna.
Pastikan website Anda ramah mobile, cepat diakses, dan nyaman dibaca. Ini bukan hanya soal SEO, tetapi juga pengalaman pengguna yang akan membuat pengunjung betah dan kembali lagi.
4. Gunakan Gambar Berkualitas Tinggi
Google merekomendasikan penggunaan gambar besar dengan lebar minimal 1200 piksel. Aktifkan juga pengaturan max-image-preview:large pada meta tag robots Anda. Gambar yang menarik dan berkualitas tinggi akan meningkatkan peluang konten Anda ditampilkan di Discover.
Perubahan pada Dokumentasi Resmi Google Discover
Selain mengumumkan update, Google juga memperbarui halaman dokumentasi resmi tentang praktik terbaik untuk tampil di Discover. Berikut poin-poin penting yang perlu Anda ketahui.
Google kini secara eksplisit menyebutkan untuk menghindari taktik clickbait yang memanipulasi engagement. Ini termasuk penggunaan detail yang menyesatkan atau berlebihan pada judul, cuplikan, maupun gambar preview.
Selain itu, Google menambahkan rekomendasi baru tentang pengalaman halaman yang baik secara keseluruhan. Sebelumnya, poin ini tidak ada dalam dokumentasi Discover. Ini menunjukkan bahwa Google semakin serius dalam menilai kualitas teknis sebuah halaman web, bukan hanya kontennya saja.
Timeline dan Jangkauan Update
Google Discover Core Update Februari 2026 mulai diluncurkan pada tanggal 5 Februari 2026. Proses rollout diperkirakan memakan waktu sekitar dua minggu.
Saat ini, update ini baru berlaku untuk pengguna berbahasa Inggris di Amerika Serikat. Namun, Google sudah mengonfirmasi bahwa pembaruan ini akan diperluas ke semua negara dan semua bahasa dalam beberapa bulan ke depan.
Artinya, pemilik bisnis di Indonesia masih memiliki waktu untuk mempersiapkan diri. Tapi jangan menunggu terlalu lama. Semakin cepat Anda menyesuaikan strategi konten, semakin baik posisi Anda saat update ini tiba di Indonesia.
Mengapa Update Ini Berbeda dari Sebelumnya?
Selama bertahun-tahun menjadi SEO Specialist, saya (Kornelius) sudah menyaksikan puluhan core update dari Google. Tapi Google Discover Core Update kali ini benar-benar unik.
Biasanya, core update memengaruhi seluruh ekosistem pencarian Google, termasuk hasil pencarian organik, Google News, Google Images, dan Discover. Kali ini, Google secara spesifik membuat update yang hanya menargetkan Discover.
Ini menunjukkan bahwa Google semakin memperlakukan Discover sebagai produk yang terpisah dan penting. Dengan ratusan juta pengguna aktif, Discover telah menjadi sumber traffic yang signifikan bagi banyak website. Dan Google ingin memastikan kualitas konten di platform tersebut tetap terjaga.
Kesimpulan: Saatnya Bertindak, Bukan Menunggu
Google Discover Core Update Februari 2026 adalah pengingat penting bahwa dunia digital terus berubah. Bagi pemilik bisnis, perubahan ini bukan ancaman, melainkan peluang. Website yang konsisten menghadirkan konten berkualitas, orisinal, dan relevan secara lokal justru akan diuntungkan.
Kunci utamanya sederhana. Buat konten yang benar-benar bermanfaat bagi pembaca Anda. Hindari jalan pintas seperti clickbait. Pastikan website Anda cepat, nyaman, dan profesional.
Jika Anda merasa kewalahan menghadapi perubahan algoritma Google yang terus bergulir, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional. Tim di Jasaahliseo.com siap membantu Anda menyusun strategi SEO yang tepat dan tahan terhadap perubahan algoritma.
Segera audit website Anda dan mulai optimasi sekarang. Jangan tunggu sampai update ini sampai di Indonesia dan traffic Anda sudah terlanjur turun.
referensi: https://developers.google.com/search/blog/2026/02/discover-core-update?hl=id
Sumber: https://status.search.google.com/incidents/mYbNTqV1ytDc2fA8hUz4















